Mom, Waspada Muntaber pada Anak

Memiliki anak yang sehat dan ceria tentu harapan setiap orang tua, namun sayangnya anak-anak selalu dibayangin berbagai macam penyakit. Bagi anak-anak, tentu akan rentan terkena berbagai macam penyakit. Hal itu karena sistem imunnya yang masih gampang berubah dan juga masih belum tahan terhadap penyakit. Terkadang, karena sistem imun yang masih belum bagus ini membuat anak mudah sakit. Salah satu hal yang bisa terjadi adalah muntah pada anak.



Muntah pada anak ini dapat terjadi secara tiba-tiba dan terkadang membuat anak Moms merasa tidak enak. Tentu hal ini akan cukup merepotkan bagi Moms sebagai orang tua karena terkadang persentase interval waktu muntahnya tidak dapat diperkirakan. Hal itu akan membuat Moms pun mau tak mau harus siap siaga dengan membawa kantong muntah ketika semisal bepergian.

Penyebab Muntah pada Anak dan Penanganannya

Sebagai orang tua, Moms pun wajib mengetahui penyebab muntah pada anak dan penanganannya. Hal ini penting mengingat Moms pun wajib untuk memberikan pertolongan pertama pada anak ketika tiba-tiba muntah saat sedang beraktivitas. Sehingga, anak pun akan tetap merasa nyaman saat dirinya beraktivitas.

Penyebab paling sering dari muntah adalah infeksi virus yang menyerang anak Moms. Salah satu infeksi itu adalah infeksi diare pada anak paling sering disebabkan karena infeksi rotavirus. Infeksi diare karena rotavirus ini sering disebut dengan muntaber atau muntah bab. Gejala dari muntah bab ini berupa demam ringan yang diawali muntah secara sering.

Selain itu, anak juga akan mengalami diare hebat, dan atau nyeri perut. Muntah dan diare merupakan gejala yang dapat berlangsung selama 3-7 hari. Karena reaksi muntah ini, anak akan kehilangan nafsu makan dan bisa mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Maka dari itu, Moms pun harus segera membawa anak Moms ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Jika kondisi muntah ini semakin parah, maka sesegera mungkin supaya Moms memberikan anak obat-obatan sesuai anjuran dokter. Hal ini berguna untuk mengurangi gejela pada muntah anak dan sedikit meningkatkan nafsu makannya kembali.

Pengalaman Anak Muntah dan Diare

Umi pun pernah memiliki pengalaman anak muntah dan diare, Aa Iyan pernah mengalami muntah dan diare hebat yang membuat dia sampai pingsan karena lemas. Saat itu Umi benar-benar galau sekali, dengan gerak cepat langsung dibawa ke IGD rumah sakit terdekat. Alhamdulillah Aa Iyan langsung mendapat pertolongan pertama, dan dia sudah terindikasi dehidrasi berat. Menurut dokternya jika telat bawa ke rumah sakit bisa berefek fatal pada Aa Iyan.

Umi banyak-banyak bersyukur sekali, Umi masih bisa memeluk Aa Iyan dan melihat dia sadar dengan keadaan ceria kembali. Muntah dan diare pada anak memang tidak boleh kita anggap sepele, karena bisa berakibat fatal bagi anak-anak bahkan sampai kematian.

Wajib Mengetahui Informasi Muntah pada Anak

Moms pun wajib mengetahui informasi lengkap tentang muntah pada anak, Moms dapat mengetahui informasi lebih lanjut seputar cara mengatasi muntah pada anak melalui www.guesehat.com sekarang juga. Pastikan beri pengobatan yang benar agar gejala muntah anak dapat segera disembuhkan. Sebaiknya jika anak-anak mengalami muntah dan diare secara terus menerus dalam waktu berdekatang, sebaiknya anak segera dibawa ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan dan obat secara tepat. Dan yang harus selalu Moms perhatikan adalah anak harus mendapat asupan cairan yang cukup.

Semoga bermanfaat ya Moms informasi ini, dan semoga anak-anak kita selalu dalam keadaan sehat.




Keluarga Nugros

You Might Also Like

0 comments