Sunday, April 15, 2018

Mengenalkan Air Pada Anak Usia Dini

Anak mana sih yang enggak suka main air?

Sepertinya hampir semua anak-anak suka bermain dengan air donk ya. Umi pun sewaktu kecil suka sekali bermain-main dengan air. Kalau sudah berenang bisa bertahan lama sampai kulit gosong, padahal berenang aja enggak bisa cuma main air aja we.  Enggak hanya berenang, main air seperti basah-basahan saat mencuci dan mandi air hujan juga menjadi kegiatan favorit sewaktu kecil.



Baca juga : Anak Mandi Hujan, Why not? Ada Nih Tips Aman Anak Mandi Hujan

Kesenangan bermain air pun menurun ke anak-anak Umi. Babang Iyas kalau sudah mandi itu lamanya main air, mandinya mah cuma sebentar saja. Kalau dilarang main air, dia malah jadi mogok mandi. Jadi ya sudahlah Umi biarkan saja, asal jangan terlalu lama saja bermainnya. Dia sih asal bisa masuk bak mandinya main sama mainannya didalam bak udah cukup.

Nah, sekarang kesukaan berendam di bak mandi mulai diikuti sama Adek Iyan. Sekarang kalau mandi harus ada sesi main airnya dulu sebentar, kalau buru-buru diangkat suka nangis. Asal lagi enggak buru-buru mah Umi enggak masalah. Malah sekarang untuk meringkas waktu biasanya Umi satuin sesi mandinya, jadi barengan gitu mandinya. Pada main air deh berdua di bak mandinya. Untung bak mandinya cukup besar dan kokoh jadi bisa nampung si duo kasep ini.

Baca juga : Liburan dirumah Liburan yang Paling Murah

Babang belajar mengenal air disekolah

Beberapa waktu lalu, Babang Iyas belajar mengenal air disekolah. Waktu itu Babang disuruh membawa jas hujan atau payung, karena kata Bu Gurunya akan main air disekolah. Tapi waktu itu Umi baru taunya sehari sebelumnya karena kebetulan hari sebelumnya Babang enggak masuk sekolah, dan si Abi hararese diajak beli jas hujan. Alhasil Babang Iyas sekolah tanpa membawa jas hujan ataupun payung. Payung sebenarnya ada sih dirumah tapi payungnya besar.


Merasa bersalah sih sama Babang karena enggak bisa membawakan jas hujan untuk dia, sedangkan teman-temannya membawa jas hujan. Untunglah anaknya enggak pernah menyalahkan Umi untuk masalah-masalah seperti ini.

Akhirnya untuk kegiatan bermain dengan air ini Babang dipinjamkan jas hujan milik Ibu Guru, jadinya kebesaran banget tapi enggak masalah anaknya hepi-hepi ajah. Babang dan teman-temannya begitu antusias sekali enggak sabar bermain air. Mereka berkumpul berdiri dihalaman depan kelas, lalu Ibu Guru pun mengguyur mereka dengan menggunakan selang. Langsung deh heboh mereka teriak, bukan teriak ketakutan tapi teriak kesenangan.


Walaupun sudah memakai jas hujan tetap aja donk pada kebasahan, jadi pada ganti baju deh. Kebetulan disekolah ada baju salin yang dibawa dari awal masuk sekolah, eh tapi baju yang dibawa Babang sudah kekecilan donk. Padahal waktu nyerahin ke Ibu Guru diawal masuk sekolah masih cukup, enggak hanya Babang temannya pun begitu. Mereka tumbuh besar enggak terasa.

Maksud dari pengenalan air ini, ya untuk mengenalkan kepada anak-anak agar mereka tau jika terkena air maka akan basah. Jadi jika tidak ingin basah maka kalau hujan sebaiknya berteduh. Selesai bermain air Babang pulang kerumah, sesampainya dirumah makan main sebentar langsung tidur, mungkin tadi terlalu antusias dia jadi lelah.

Tahukah kalian yang Umi baca artikel di google, kalau anak bermain air dapat merangsang anak dalam mengontrol emosinya. Bermain air itu membuat rasa tenang dan bahagia bagi anak, sehingga anak akan menjadi lebih tenang. Apalagi anak usia dini seperti Babang Iyas masih belum bisa mengontrol emosinya.

Bermain air yuks ahh. Enggak perlu jauh ke kolam renang, berendem di bak mandi juga bisa hehehe.




Keluarga Nugros
IG&Twitter : @rianugros

No comments:

Post a Comment